3 Karakter Penjahat Ini Sudah Tobat, Namun Seharusnya Tetap Jahat

Selasa, 12 Juli 2022

Banyak penjahat anime yang langsung disukai oleh para penggemar karena kekuatan, karisma, dan desain karakternya yang sangat keren. Bahkan, para penggemar ini tidak rela melihat mereka kalah atau menghilang begitu saja. Makanya, para penulis sering meng-casting ulang mereka sebagai seorang pahlawan.

Karakter penjahat tobat itu lebih baik tetap menjadi jahat demi plot atau konsistensi cerita itu. Terlebih, tidak semua penebusan atau pertobatan itu dilakukan dengan cara yang baik di serialnya. Berikut ini adalah beberapa karakter penjahat anime yang tobat namun seharusnya tetap jahat.

Satsuki Kiryuin (Kill la Kill)

Satsuki adalah tokoh antagonis di awal serial ini. Meski mengklaim bertanggung jawab atas kematian ayah Ryuko, lalu dia mengakui sebaliknya. Sementara Satsuki adalah sekutu hebat dalam melawan Ragyo, banyak kejahatannya yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Contohnya, dia memerintah Akademi Honnoji dengan tangan besi. Dia menghukum keluarga yang anak-anaknya tidak tampil dengan cukup baik di sekolah dan menyanjung-nyanjungkan yang berprestasi. Hierarki seperti ini sama sekali tidak adil dan menyebabkan kemiskinan.

Mayuri Kurotsuchi (Bleach)

Mayuri adalah seorang kapten Gotei 13. Dia adalah orang yang paling bejat di Dunia Roh. Dia bereksperimen terhadpa Quincy demi riset miliknya sendiri. Dia menikmati penderitaan yang terlibat ketika melakukan riset.

Meski kejam, Mayuri tidak pernah dimintai untuk pertanggungjawaban, bertobat, atau bahkan meminta maaf atas tindakannya selama ini. Sebaliknya, dia malah merasa lebih puas menggunakan Zankupato-nya untuk menetralkan musuh dan sekutu. Sebagai seorang pemimpin riset dan pengembangan, kejahatannya sering diremehkan demi kontribusinya.

Kuvira (Legend of Korra)

Setelah kampanye anarki Zaheer, Kuvira akhirnya muncul untuk memimpin Kerajaan Bumi. Dia mengubahnya menjadi sebuah kekaisaran, dengan memaksa memisahkan negara untuk bersatu di bawah ancaman kekerasan. Dengan pasukan besar miliknya, dia juga berniat untuk menakhlukkan Republik Kota. Pada perang akhir, Korra menyelamatkan Kuvira dari senjatanya sendiri meskipun menyebabkan kerusakan.

Itulah beberapa karakter penjahat di anime yang sudah tobat tapi seharusnya tetap jahat. Menonton anime dengan adanya penjahat yang tobat memanglah menyenangkan, namun ada juga hal yang menyenangkan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot memanglah terasa menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Daftar Serial Anime Seru, Namun Tidak Cocok Ditonton Bareng Orangtua

Jum’at, 15 April 2022

Anime memiliki beragam genre yang membantunya menjangkau audiens dari semua usia. Selalu ada serial untuk semua kalangan. Bahkan, anime juga bisa ditonton bareng keluarga dan orangtua.

Butuh banyak pertimbangan untuk memilih serial anime yang seru dan bisa ditonton bareng keluarga. Serial seru dan terbaik belum tentu cocok untuk ditonton bareng karena sifat ceritanya yang cukup gelap, penuh kekerasan dan juga ada adegan tidak senonoh di dalamnya. Berikut ini anime yang seru, namun tidak cocok ditonton bareng keluarga.

Higurashi: When They Cry

Serial ini dengan hati-hati mengolah semesta terkait dengan light novel, video game, serangkaian serial anime kompleks dan spin-off. Ini adalah anime lain yang menenggelamkan audiensnya dalam warna yang cerah dan karakter imut. Namun, semua itu dipakai untuk membuat tema gelap serial ini jadi lebih sulit.

Serial ini mengisahkan tentang virus misterius, sejumlah pembunuh berantai pemberontak dan cerita lompatan waktu yang membuat kesuksesan terasa sangat mustahil bagi karakter yang terkepung itu. Keluarga mungkin memutuskan untuk menonton serial yang menampilkan karakter cantik yang berbasis sekolah ini. Namun, ini tidak akan lama sebelum pembunuhan dan pelecehan mengambil alih ceritanya.

Kill la Kill

Kill la Kill adalah karya terbaik dari studio Trigger. Serial anime ini berpusat pada dua karakter ceweknya yang sangat percaya diri, yaitu Ryuo Matoi dan Satsuki Kiryuin. Namun, adegan aksinya jelas hanya akan menarik lebih banyak penonton pria.

Kill la Kill berirama pokok shounen, tapi juga mengandung cara bercerita tentang Shakespeare-an. Kombinasi ini menciptakan cerita balas dendam yang sangat kuat dan selalu terlihat elegan. Namun, sifat berlebihan pada pakaian Ryuko dan Life FIbers yang mendampingi banyak karakter di serial ini sepertinya akan membuat penonton muda jadi malu di depan orangtua mereka.

Pop Team Epic

Anime dengan karakter imut-imut tidak selamanya cocok untuk menjadi tontonan keluarga. Pop Team Epic adalah contoh serial yang merupakan manifestasi harafiah atas meme dan mentalitas troll. Serial komedi kacau ini memiliki struktur mirip sketsa di mana episode-episodenya memantul di antara puluhan ide absurd.

Serial ini tidak serius, mereka dengan penuh semangat malah mengejek sifat anime. Serial ini bukanlah serial aneh yang bisa ditonton bareng orangtua karena menampilkan adegan kekerasan atau seks. Namun, serial ini jadi tidak cocok ditonton bareng karena aneh dan sepertinya akan membuat orang tua bingung dengan candaan yang dibawakan.

Menonton anime pastinya sangatlah menyenangkan, namun ada juga hal yang menyenangkan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot cukup menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.