Anime Dengan Karakter Deuteragonis yang Sangat Populer Dalam Anime Shounen

Kamis, 14 April 2022

Di setiap cerita, termasuk juga dengan anime, selalu ada protagonis yang merupakan karakter utamanya. Karakter ini selalu hanya ada satu saja. Selain protagonis, ada peran lain yang nyaris sama pentingnya dengan sang protagonis. Mereka adalah para deuteragonis alias karakter terpenting kedua di dalam sebuah cerita.

Namun, tidak semua anime punya deuteragonis karena sejumlah ceritanya hanya berputar pada protagonisnya saja. Deuteragonis sering memainkan peranan dalam perkembangan protagonis. Berikut ini karakter deuteragonis yang paling populer di anime.

Aguero Agnes Khun (Tower of God)

Khun menjadi sosok karakter utama sekunder atau deutoragonis yang turut membentuk arah serialnya. Pertemuan Khun dengan Bam membuat serial ini memiliki plot yang lebih menarik. Dia berubah ketika bertemu Bam di sebuah menara.

Khun memanjat menara itu untuk mengalahkan ayahnya, yaitu Khun Eduan. Alasannya memanjat menara itu berubah seiring berjalannya waktu. Dia berharap bisa naik takhta dan menggantikan ayahnya sebagai seorang kepala keluarga. Khun ingin menjadi lebih kuat. Pada awalnya, dia ingin balas dendam terhadap Bam. Namun, motivasinya berubah. Kini dia malah ingin memanjat menara itu bersama dengan Bam.

Uchiha Sasuke (Naruto)

Dalam serial anime Naruto, bahkan protagonisnya pun tidak punya masa lalu yang bahagia. Jadi, tak heran kalau karakter lainnya juga punya latar belakang yang tragis. Salah satunya yang paling mencolok adalah Uchiha Sasuke.

Sasuke berusaha untuk membunuh kakaknya, Itachi, yang telah membunuh seluruh anggota klan mereka. Dia pun berlatih dengan sangat gigih agar bisa menjadi kuat. Diberkati dengan bakat, Naruto segera melihat Sasuke sebagai salah satu saingan terberatnya. Terlebih lagi, Naruto seringkali iri karena guru mereka, Kakashi, mengajari Sasuke jurus yang tidak bisa dia kuasai.

Killua (Hunter x Hunter)

Killua adalah teman terdekat Gon meskipun Killua berasal dari latar belakang yang sangat berbeda. Namun, sejarah yang kontras itulah yang membuat dinamika keduanya menjadi menarik. Mereka sama-sama berusia 12 tahun. Namun, ada perbedaan mencolok pada level pengalaman dan kedewasaan.

Gon tumbuh sebagai anak yang relatif normal sebelum pergi meninggalkan rumah untuk melakukan petualangan. Makanya, Gon begitu murni dibandingkan dengan Killua. Di sisi lain, Killua dibesarkan di tengah keluarga pembunuh terkenal dan sangat amat mahir.

Menonton anime pastinya sangatlah menyenangkan, tapi ada juga hal lain yang tak kalah menyenangkan yaitu bermain slot. Bermain slot pastinya sangatlah menyenangkan dan jika kamu menang itu hanyalah bonus dari sebuah keberuntungan.